Sekolah sebagai organisasi pendidikan jika diibaratkan sebuah rangkaian kereta api, maka di situ terdapat lokomotif yang dikendalikan oleh masinis (kepala sekolah), dirangkaikan dengan gerbong pembawa penumpang (peserta didik) yang difasilitasi oleh kondektur (pendidik), dan di tengah rangkaian ada restorasi tempat beberapa layanan (tenaga administrasi sekolah), serta rangkaian terakhir ada gerbong diesel yang dirawat oleh teknisi