Video Perbedaan Individu dalam Pembelajaran

usaidSemua anak memiliki hak yang sama untuk belajar dan memperoleh pendidikan yang berkualitas tanpa memandang perbedaan fisik, intelektual, sosial, emosi, bahasa, atau kondisi lainnya yang ditetapkan dalam Konvensi Hak Anak yang telah ditandatangani hampir semua negara di dunia. Termasuk anak yang mengalami gangguan kecerdasan dan berbakat.

Guru diharapkan memiliki pemahaman yang baik tentang keberagaman kondisi anak didik agar dapat memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan keunikan anak. Mengajar anak dengan beragam latar belakang merupakan sebuah tantangan yang menarik. Kondisi tersebut dapat mendorong guru untuk terus-menerus belajar melalui pengamatan, berbagi pengalaman, membaca buku, dan menggali berbagai informasi dari berbagai sumber lainnya.

Kerangka kerja kurikulum disusun untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran mayoritas siswa di semua kelas. Kendati demikian, seringkali guru dihadapkan pada situasi saat dia harus melakukan modifikasi untuk menjawab kebutuhan pembelajaran bagi siswa yang berbeda dari siswa kebanyakan. Kadangkala situasinya menjadi begitu sulit apabila perubahan tersebut dibutuhkan untuk menjangkau banyak siswa.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan proses pembelajaran dengan siswa yang beragam, guru dapat menawarkan modifikasi apa yang dipelajari siswa (isi), bagaimana siswa belajar (proses), dan bagaimana siswa menunjukkan apa yang telah mereka pelajari (produk). Bagian berikut menjelaskan beberapa modifikasi dalam setiap bidang yang dapat dibuat untuk mendukung kebutuhan belajar yang berbeda.