Tanpa Rupa

Ketika rapat Guru dengan Kepala Sekolah sedang berlangsung, tiba-tiba terdengar suara angin yang dibarengi aroma tidak sedap. Para Guru pun mengomentari…

Guru Fisika : “Inilah yang disebut inner power; tenaga yang digunakan kecil namun hasilnya luar biasa”

Guru Bahasa : “Kalimat bisa ditulis namun aromanya tak bisa diungkapkan dengan kata- kata…”

Guru Matematika : “Sesuatu yang tidak bisa dikali namun baunya bisa dibagi-bagi…”

Guru Kesenian : “Bunyi nadanya terletak pada kunci G”

Guru Biologi : “Inilah ciri makhluk hidup melanjutkan hidupnya”

Guru Agama : “Ini salah satu penyebab batalnya wudhu dan shalat”

Guru Geografi: “Posisi keberadaannya mengikuti arah mata angin”

Guru Sosiologi : “Perilaku menyimpang pada sikap manusia”

Guru Sejarah : “Salah satu penyebab terjadinya perang mulut…”

Kepala Sekolah : “Saya yang kentut… Kenapa..??!! Masalah buat Kalian..?!”

Semua Guru :  (-_-“)

.

Tembok Berlin

Pada sebuah kesempatan kunjungan ke sekolah terpencil, seorang pengawas dari dinas pendidikan, mengunjungi sekolah X.

Sekolah X ini cukup terkenal di kota tersebut. Kebetulan pengawas ingin melihat kualitas sekolah yang konon para muridnya terkenal alim itu.

Singkat cerita, bapak pengawas memasuki sebuah kelas.
“Selamat pagi anak-anak”, sapa si pengawas.
“Pagi Pak!”, jawab anak-anak serentak.

Pengawas memulai dengan sebuah pertanyaan, “ada yang tahu siapa yang telah meruntuhkan tembok Berlin?”

“Maaf Pak, anak di sini baik-baik semua, gak ada yang berani meruntuhkan tembok yang Bapak maksud”, jawab seorang anak yang disertai gumaman anak sekelas tanda setuju.

Dengan wajah marah, pengawas itu masuk ke kantor sekolah dan berteriak, “keterlaluan! aku tanya siapa yang meruntuhkan tembok Berlin, malah jawabannya bukan kami!”

Kepala sekolah pun kaget dan berkata dengan sabar, “tenang Pak, anak-anak di sini baik-baik semua kok. Begini saja, bagaimana kalau kita menghimpun dana untuk membangun kembali tembok yang Bapak maksud?”

Pengawas : (-_-”)

.