Mengapa Ayam Menyeberang Jalan?

kartun-ayamJika ada pertanyaan, “mengapa ayam menyeberang jalan?” Mungkin akan menghasilkan beragam jawaban yang berbeda menurut para tokoh dan praktisi yang ada di dunia ini. Kira-kira seperti apa jawaban dari para artis, pakar, publik figur, praktisi, dan tokoh-tokoh dalam menjawab pertanyaan tersebut? Cekidot 🙂

FBI : Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.

Aristoteles : Karena merupakan sifat alami dari ayam.

Darwin : Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang jalan.

Einstein : Apakah ayam itu menyebrang jalan, atau jalan yang bergerak di bawah ayam itu. Itu semua tergantung pada sudut pandang kita sendiri.

Isaac Newton : Semua ayam di bumi ini kan menyeberang jalan secara tegak lurus dalam garis lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.

Freud : Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu menunjukkan ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi.

Martin Luther King Jr : Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan tanpa mempertanyakan kenapa.

Habibie : Ayam menyeberang dikarenakan ada daya tarik gravitasi, dimana terjadi percepatan yang mengakibatkan sang ayam mengikuti rotasi dan berpindah ke seberang jalan.

Sutiyoso : Itu ayam pasti ingin naik busway.

Fatin SL : Akhirnya ayamnya memilih setia …

Dhani Ahmad : Asal ayam itu mau poligami, saya rasa gak ada masalah mau nyebrang kemana juga …

Chinta Laura : Ayam nyebrang jhalaan … ? Karena gak ada owject biecheeck

Dian Sastro : Terus salah ayam? Salah temen-temen ayam? Pecahkan saja ayamnya.

Dodit SUCI-4 : Sebab ayamnya kamu … iya kamu …

Tukul Arwana : Ayamnya kembali ke leptoop … Monggo ….

Soeharto : Ayam-ayam mana yang ndak nyebrang, tak gebuk semua! Kalo perlu ya dikebumikan saja.

Megawati : Ayamnya pasti ayam wong cilik. Dia jalan kaki toh?

Gus Dur : Kenapa ayam nyebrang jalan? Ngapain dipikirin? Gitu aja kok repot!

😛