8 Etos Kerja

8-etosEtos kerja merupakan sikap seseorang dalam menghayati dan menghargai pekerjaannya. A’a Gym menyatakan etos kerja adalah semangat dan sikap mental yang selalu berpandangan bahwa kualitas kerja kita di hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin, dan kualitas kerja kita di hari esok harus lebih baik daripada kualitas kerja hari ini. Sedangkan Janson H. Sinamo seorang pakar etos kerja mengklasifikasikan delapan asas etos kerja profesional sebagaimana berikut.

1. Kerja adalah Rahmat Allah SWT (Aku Bekerja Ikhlas Penuh Syukur)
Pekerjaan ini adalah rahmat dari Allah sehingga harus diterima tanpa syarat, seperti halnya bernapas. Bakat kecerdasan yang memungkinkan kita bekerja adalah anugerah. Kita akan menerima gaji sebagai imbalan atas pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dengan bekerja kita mempunyai banyak teman dan berkesempatan menambah ilmu. Semua itu anugerah Allah yang patut untuk disyukuri. Sangat tidak bertanggung jawab apabila kita bekerja asal-asalan atau bermalas-malasan.

2. Kerja adalah Amanah (Aku Bekerja Benar Penuh Tanggung Jawab)
Semua pekerjaan adalah amanah atau kepercayaan. Kita bekerja sebagai seorang TAS adalah amanah yang harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Kerja bukanlah sekedar pengisi waktu, tetapi perintah Allah. Etos ini membuat kita bekerja dengan sepenuh hati dan menjauhi tindakan tercela, misalnya korupsi.

3. Kerja adalah Panggilan (Aku Bekerja Tuntas Penuh Integritas)
Kita harus berpikiran akan melakukan pekerjaan itu dengan semua kemampuan dan keterampilan yang kita miliki. Dengan begitu hasil karya yang kita hasilkan akan menjadi karya yang baik karena dibuat dengan kemampuan terbaik pula.

4. Kerja adalah Aktualisasi (Aku Bekerja Keras Penuh Semangat)
Aktualisasi diri artinya pengungkapan atau pernyataan diri. Hal-hal yang harus diaktualisasikan adalah kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kemauan untuk maju. Tunjukkanlah lebih dulu kualitas pekerjaan yang kita lakukan sebelum menuntut terlalu banyak imbalan yang besar. Meskipun membuat lelah, bekerja merupakan cara terbaik untuk mengembangkan potensi diri. Bekerja jauh lebih menyenangkan daripada duduk berdiam diri atau melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat.

5. Kerja adalah Ibadah (Aku Bekerja Serius Penuh Kecintaan)
Semua agama mewajibkan semua orang untuk berusaha. Bekerja merupakan salah satu usaha yang dilakukan. Sehingga kerja merupakan ibadah kepada Allah SWT. Dengan kata lain, setiap aktivitas yang kita lakukan pada hakikatnya mencari keridhoan Allah semata. Setiap ibadah kepada Allah harus direalisasikan dalam bentuk tindakan, sehingga aktivitas bekerja juga mengandung nilai ibadah. Kesadaran ini pada akhirnya membuat kita bekerja secara ikhlas, bukan demi mencari uang atau jabatan semata.

6. Kerja adalah Seni (Aku Bekerja Cerdas Penuh Kreativitas)
Kesadaran ini membuat kita merasa enjoy serta menikmati pekerjaan seperti halnya melakukan hobi atau kegemaran.

7. Kerja adalah Kehormatan (Aku Bekerja Tekun Penuh Keunggulan)
Kerja adalah sesuatu yang sangat berarti sehingga sekecil apapun pekerjaannya, itu adalah sebuah kehormatan. Jika bisa menjaga kehormatan kita dengan baik, maka kehormatan lain yang lebih besar akan datang pada kita. Apabila sebuah pekerjaan bisa memberikan rasa bangga di dalam diri, maka hal itu akan memberikan arti besar.

8. Kerja adalah Pelayanan (Aku Bekerja Penuh Kesabaran)
Manusia diciptakan dengan dilengkapi oleh keinginan berbuat baik. Apapun pekerjaan kita, baik itu staf kantor, kepala sekolah, buruh pabrik, polisi, petani, dokter, bahkan tukang sampah, semuanya bisa dimaknai sebagai pengabdian kepada sesama.

Mario Teguh, seorang motivator Indonesia mengatakan “ Apabila kita mencari uang, kita akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik. Tapi jika kita mengutamakan pelayanan yang baik, maka kitalah yang akan dicari uang “.